Langsung ke konten utama

Cerita Tentang Budaya

Aku rasa benar anggapan orang-orang yang telah bepergian ke banyak tempat: travelling benar-benar membuka mata, membuatmu pernah mengalami hal-hal yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Aku rasa seminimal mungkin, travelling atau pergi ke tempat baru akan membuatmu mengalami sendiri apa yang biasanya kamu lihat di film dan televisi.

Seperti tadi, aku pergi ke kafe dekat rumah dan memesan kopi. Untuk pertama kalinya sejak sekian lama aku pergi ke kafe, dan hal yang membuatku melakukannya adalah sinyal wifi di kos yang tiba-tiba menghilang. Patut untuk diketahui bahwa aku sama sekali jarang pergi ke kafe, dan pertama kali aku ke kafe, aku langsung duduk berdampingan dengan orang yang memiliki latar belakang budaya dan kebiasaan yang sama sekali berbeda denganku. Biar aku ceritakan apa yang aku maksud.

Photo by Debashis RC Biswas on Unsplash


Pertama, wanita di sebelah kiri. Aku kira hanya mahasiswa biasa yang pergi mengerjakan tugas deadlinenya nanti sore, di kafe bersama temannya. Nyatanya ia juga seorang perokok, guys. Tidak mungkin, kupikir. Tapi ini Jakarta! Daerah paling multikultural di Indonesia.

Lelaki di sebelah kanan. Bukan tampilannya, melainkan obrolannya yang tak biasa. Untuk pertama kalinya aku mendengar sendiri fakta-fakta yang dibicarakan Oza Rangkuti perihal budaya jaksel: bungkus-membungkus, pergaulan di club, pamer tato, dan lain-lain. Wanita bertato, paling banter hanya pernah aku lihat di film dan televisi saja.

Kalian yang membaca artikel ini mungkin berpikir: Lha itu mah sudah biasa di Jakarta. Ada yang lebih parah daripada itu boy!

Yup! Benar sekali. Aku-lah yang kurang pergaulan hehehe. Maka dari itu aku membuka cerita ini dengan travelling. Aku mau menunjukkan bahwa pergi ke tempat baru nyatanya membawa pengalaman yang sama sekali baru. Sesederhana pergi ke kafe pun bisa memberikan pengalaman yang unik, tidak perlu ke luar kota segala. Begitulah mungkin esensinya.

Aku pikir mulai sekarang aku harus menyediakan waktu untuk bepergian. Dan pengalaman tadi membuat tekadku semakin bulat untuk berpetualang. Terimakasih telah membaca sampai di sini.

Hari ini aku telah membuat 321 kata. Tiga kali lipat dari target yang aku inginkan.

Komentar